Idgitaf Rilis Album Kedua Bertajuk Berusaha di Bawah Hujan, Angkat Cerita Tentang Bertahan

  • Reyvan
  • Idgitaf resmi merilis album penuh kedua bertajuk Berusaha di Bawah Hujan pada 15 Mei 2026 sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-25.

  • Album berisi 12 lagu ini mengangkat cerita tentang bertahan menghadapi “hujan” kehidupan, termasuk perjuangan orang-orang yang bekerja dan menafkahi keluarga.

  • Berusaha di Bawah Hujan menghadirkan nuansa baru lewat perpaduan musik country dan pop, serta dibagi ke dalam empat fase emosional mulai dari menemukan cinta hingga belajar menerima konflik dan bertahan.

  • Album ini turut menghadirkan kolaborasi bersama Dere di lagu Setengah Langit dan Hindia di lagu Masih Ada Cahaya.


Idgitaf resmi merilis full album keduanya yang bertajuk Berusaha di Bawah Hujan pada 15 Mei 2026. Perilisan album tersebut sekaligus menjadi momen perayaan ulang tahunnya yang ke-25 tahun. Tak sedikit penggemar yang menyebut album ini seperti hadiah untuk para pendengar. “Ini konsepnya Gita yang ulang tahun, kita yang dikasih kado,” tulis salah satu komentar penggemar di media sosial. Kabar perilisan album tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @idgitaf.

“Walau buram sakit di mata, walau pedih sakit di hati, kita berusaha di bawah hujan untuk sampai di sana. Selamat mendengarkan album keduaku, Berusaha di Bawah Hujan,” tulis Idgitaf dalam unggahannya melalui Instagram, 15 Mei 2026.

Album ini hadir dengan 12 lagu yang dikemas seperti cerita bersambung. Lewat Berusaha di Bawah Hujan, Idgitaf membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional tentang cinta, keraguan, kehilangan, hingga bertahan menghadapi berbagai fase kehidupan. Tema berusaha di bawah hujan” sendiri disebut berkaitan dengan orang-orang yang terus berjuang di tengah keadaan yang tidak mudah.

Menghadirkan Nuansa Musik Baru

Dalam album keduanya ini, Idgitaf menyajikan warna musik yang terasa berbeda dibanding karya-karya sebelumnya. Ia memadukan elemen musik country dengan sentuhan pop yang hangat dan penuh sukacita. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari eksplorasi musikal Idgitaf dalam memasuki babak baru kehidupannya.


Album Berusaha di Bawah Hujan digarap sejak Februari 2025 hingga April 2026. Sejumlah produser turut terlibat dalam pengerjaannya, mulai dari Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, hingga Luthfi Adianto.


Idgitaf juga mengungkapkan bahwa proses pembuatan album ini membuat dirinya semakin dewasa dalam menulis lagu dan memandang karya-karyanya. Ia merasa memiliki sudut pandang baru tentang kehidupan sekaligus memahami kapasitas dirinya dalam membicarakan tema cinta dan hubungan antarmanusia.


Perjalanan Emosional dalam Empat Fase


Materi lagu dalam album ini disusun menjadi empat fase emosional. Perjalanan tersebut dimulai dari menemukan cinta yang terasa menyembuhkan, menikmati kebahagiaan, menghadapi konflik dan keraguan, hingga akhirnya belajar menerima dan bertahan bersama segala “hujan” yang datang.


Beberapa judul lagu dalam album ini antara lain Senyum dari Matahari, Mungkin di Depan Buram, Mendung, Tenang Saja (Ini Hanya Fase), Yuk, Pulang, Kita Saling Jaga, hingga lagu utama Berusaha di Bawah Hujan. Ada pula lagu Rencanamu Gagal (Tapi Kita Tidak) yang membawa pesan tentang tetap melangkah meski kenyataan tidak selalu berjalan sesuai harapan.


Tak hanya tampil sendiri, Idgitaf juga menggandeng sesama musisi dalam album ini. Dere hadir melalui lagu Setengah Langit, sementara Hindia berkolaborasi dalam lagu Masih Ada Cahaya.


Lagu Masih Ada Cahaya bercerita tentang usaha memahami masa lalu pasangan dan menerima luka yang pernah ada sebelumnya. Sementara itu, Setengah Langit lebih banyak berbicara kepada diri sendiri sebagai perempuan, tentang kecenderungan mengukur kebahagiaan berdasarkan standar yang ditentukan orang lain.


Selain itu, lagu Sedia Aku Sebelum Hujan dan Rutinitas juga menjadi bagian dari album ini. Sedia Aku Sebelum Hujan sempat ramai digunakan sebagai soundtrack video emosional di TikTok dan Instagram karena liriknya yang menyentuh. Lagu tersebut menggambarkan pentingnya kehadiran seseorang di masa-masa sulit bagi orang yang dianggap berharga.


Melanjutkan Perjalanan Musik Idgitaf


Selama ini, Idgitaf dikenal melalui lagu-lagunya yang banyak membahas kesehatan jiwa, penerimaan diri, dan proses bertumbuh sebagai manusia. Tema-tema tersebut sebelumnya juga hadir dalam album debutnya, Mengudara yang dirilis pada 2023.


Karier bermusiknya pun terus melejit. Pada 2025, Idgitaf berhasil menjadi nomine Festival Film Indonesia dalam kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik lewat lagu Berakhir di Aku yang menjadi soundtrack film Home Sweet Loan.


Lewat Berusaha di Bawah Hujan, Idgitaf berharap album ini dapat dipahami sebagai gambaran tentang perjalanan hidup yang belum selesai. Album tersebut dirilis melalui label Idgitaf Musik bekerja sama dengan KithLabo dan kini sudah tersedia di berbagai platform digital streaming. Jadi, sudah dengar lagu-lagunya belum, OPPAL Gengs?